Dilihatnya Tia meringkuk di sofa. Bokep Korea Siapa suruh muntahin? Baguslah, pikirnya. Sambil merapat ke punggung Tia, Bram berbisik.“Becek amat di dalam sana, licin. Topeng wanita murahan-nya masih ada. Dibuatnya leher, pundak, dan bagian atas payudara Tia berbekas cupang merah. Tia belum pernah melakukan seks oral dengan Bram sebelumnya, karena Bram tak pernah minta, dan Tia sendiri kurang inisiatif. Dia cuma bisa menjawab pelan-pelan.“Bukan… bukan gitu… tapi kamu… Aku… nggak…”Tia tambah sewot. Bunyi SMS datang di antara bunyi radio mobil. Tia yang sederhana dan terkesan baik-baik sedang tidak hadir. Tia dan Bram sudah kenal sejak kecil, tapi mereka baru mulai saling mengakrabkan diri setelah menikah. Jujur aja.”“Eh… i… iya… kamu… em… cantik?” Bram merasa salah ngomong, tapi tidak tahu yang benarnya seperti apa.“Cih. Topeng wanita murahan-nya masih ada.




















