Aku yang terkecil di komunitas itu. “Neng, sini dong, kumpul sama kita-kita, soalnya aku.. Bokep Mama Tiba-tiba aku seperti di ingatkan, kenapa tak kucoba cara ini buat mengatasi ‘ngaceng’ yang kebablasan ini? Theng.. Ahh.. Setiap saat hampir dia yang selau ada di dekatku, menyuapi aku makan, mengajakku bermain atau memandikanku. Dari dalam kamar ku dengar Dia tengah bercakap dengan Pak Dhe, yang rupanya belum bisa tidur dan kebetulan berpapasan dengan nenek, yang baru saja keluar dari kamar mandi. Tapi kali ini lebih lembut dan penuh penghayatan. Aku suka berlama-lama di situ bermain-main dengan menarik-narik daging kecil yang tadi sempat kupelintir. Aku memang kurang sabaran saat berusaha menjangkau payudaranya. Dia penuh perhatian dan sangat lembut. “Ah.. Sepertinya, tak ada halangan berarti, ketika kaki kananku yang ku tugasi menindih paha kiri Nenek, menjepit kain batik yang di kenakannya, dan menggesernya semakin ke atas mendekati pangkal pahanya.




















