Sarah dan Markus duduk di sisi sebelah kanan mereka, sedangkan aku, duduk menyendiri di sisi sebelah kiri, tepat di seberang tempat duduk Sarah.Sepanjang waktu makan malam, Sarah hanya membicarakan tentang kehebatan Markus. Bokep Mama Ternyata mereka sedang memacu birahi. Hanya menyetir dan konsentrasi ke jalan, sementara istriku dan Markus saling memainkan nafsu birahi mereka dengan leluasa.Sarah, dengan atasan tanktop tanpa bra dan rok mini tanpa celana dalam, selalu dapat diakses oleh Markus dengan segala cara. Mereka menanyakan segala hal tentang Markus, dan sama sekali melupakan akan kehadiranku. Mama Sarah memanggilku secara pribadi.“Nak… Mama mau ngobrol penting ama kamu…. “Payah sekali dirimu Surya …” Aku yang sepertinya kehabisan tenaga, tak mampu menjawab kalimat Mama Sarah itu.Hanya bisa diam sambil mengatur nafas.“Ga heran kalo putri Mama memilih orang lain guna memuaskan nafsunya…” ujar Mama Sarah pelan.“Kok titit kamu bisa sekecil itu sih Surya…? “Nak… Mama tahu… apa yang telah terjadi dengan rumah tangga kalian selama ini…” kata Mama Sarah, membuka percakapan.




















