Maklumlah dia menggelarkan wayang sekitar 6 jam. Ki Jaya pun mulai memngeryangi tubuhku dan tubuhnya mulai menindihku. Bokep Crot Kami sibuk mebuka pakaian kami sampai akhirnya kami telanjang bulat. Sesekali dia mengusap lengan dengan alasan tradisional.“ Han kamu cantik ya!”Aku Cuma tersenyum tipis. “tapi pak, jangan pak ah” aku sedikit berontak tapi tak berani berteriak karena takut terjadi apa-apa nantinya.“ gak apa-apa Han, ayo buka pakaianmu!” perintahnya“aku takut pak.” Jawabku memlas“sebentar aja lias, ayo!”Akupun terdiam entah kenapa. “gak apa-apa Han!” ujarnya penuh arti.“apa pak?” tanyaku agak takut.“bapak Cuma minta pijitin soalnya badan bapak pegel-pegel semua.” JawabnyaAku Cuma tertunduk soalnya aku malu sekaligus takut.“ ya udah kamu minta tolong sama sapa aja, bapak pegel nih biasanya habis pentas langsung dipijitin ma istri.!” Ujrnya lagi.Mendengar hal demikian, ketakutan dan kecurigaanku serentak hilang. Tiba-tiba tanganku sakit mungkin karena pegal memijit Ki Jya.“kenapa Han?” tanyanya“nggak ini pak, tangan Hana agak sakit” jawabku“coba bapak lihat” jawabnya sambil meraih tanganku.Dia mengusap dan memijit pelan tanganku namun penuh




















