Haa..!”Sejenak wajah cantik yang agak tenang itu berubah khawatir.. Bokep Live saja yang terdengar di kamarku.“Oh Mirandaku sayang.. Ibunya sudah wafat 5 tahun yang lalu dan Ayahnya kawin lagi.Miranda mengontrak di salah satu rumah susun yang cukup representatif di kawasan Benhil. Kamu ini lucu sekali.. Sejak kenikmatan itu, aku selalu memuaskan nafsuku untuk terus-menerus memperkosa Mirandaku yang sexy itu. Miranda langsung lemas.. Di mana aku sekarang.. Haah.. Biasanya Miranda pasti berjalan sejauh itu untuk mencari taxi karena tidak ingin bersaing dengan pemakai taxi lainnya. Kalau enggak aku lakban lagi mulutmu!!” ancamku seraya bersiap-siap merobek lakban.. Ha.. “Mmmpphh.. Kubuka koperku, Miranda yang masih belum sadar itu aku ikat ulang dengan tali plastik kuning.“Mmmpphh.. Ooohh..!” desah Miranda. Sebagai seorang eksekutif, jam kerjaku lebih fleksible. Mmmpphh.. Namun aku bisa rasakan bahwa dia mulai mencintaiku.Tidak adalagi permintaannya untuk melepaskan ikatannya karena hari ke dua ke tiga aku sempat melepasnya untuk mandi dan hanya terbelenggu borgol pada kedua tangannya atau kadang hanya mengikat kakinya dengan rantai




















