Aku langsung berdiri walau nyeri sedikit bertambah. Kuhapus semua kotoran-kotoran yang menempel di mataku. Link Bokep Aku mengelus kakiku itu dengan sedikit meringis.“Ya ampun, Lukas!” teriak seorang wanita yang langsung meletakkan vacuum cleaner-nya dan menghampiriku.Ia berjongkok dan memperhatikan kondisi diriku. Aku turut tersenyum dan meyakinkan kalau aku akan baik-baik saja. Tanteku sudah menyiapkan semua makanannya dan ia juga sudah makan duluan dariku. Segera kusiramkan air ke kakiku dan barulah kusiramkan ke tubuhku.Tiba-tiba, insiden memalukan yang baru saja terjadi hinggap ke pikiranku. Nanti aku kasih balsem aja.”“Kalau perlu, minta aja bantuan sama tantemu. Tentu saja tak ada jawaban lain selain mengiyakan pesan pamanku ini.Setelah semua pesan pamanku sudah diterima olehku, aku menuju ke kotak P3K yang ada di lemari ruang keluargaku. Kubuka aplikasi yang kami gunakan untuk melakukan kuliah_online_Setelah menunggu 10 menit, akhirnya dosen kami memulai absensinya. Days of QuarantinoPROLOGUEPOV LukasDreettt… drettt…“Ughh!”Suara alarm dari ponselku berbunyi dan memutus jalannya mimpi indahku ini.




















