“Tinggalin gue sendirian Nick, gue butuh waktu buat mikir,” katanya lagi.Nick bangkit perlahan. Bokep Family Hanya tangis pelan Susan, ditambah dengung AC 3/4 pk di pojok ruangan yang terdengar.Nick menghela napas. Susan menggelinjang kegelian, kemudian berteriak kecil ketika cairan merah tersebut mengalir ke perut dan pinggangnya karena dengan segera Nick mengejar dengan lidahnya, seakan-akan tidak rela kalau ada setetes cairan yang terlewat.Lidah Nick akhirnya sampai ke daerah kewanitaan Susan.Daerah bukit kemaluan yang menonjol itu bersih tanpa ada rambut. Hanya tangis pelan Susan, ditambah dengung AC 3/4 pk di pojok ruangan yang terdengar.Nick menghela napas. Matanya membasah oleh air mata. Pernah suatu ketika Ken mengaku kalau Ia membayangkan Rinoa ketika sedang bercinta. Tapi malem ini elo bener-bener nyakitin gue,”Susan mengusap air mata yang kembali mengalir di sudut matanya.“Sori kalo gue agak kasar tadi,” ucap Nick.“Bukan itu Nick, bukan fisik gue yang sakit. Nick tidak tahu apakah mereka percaya dengan alasan “kurang enak badan” nya Susan, dan sejujurnya dia juga tidak perduli.




















