Perlahan-lahan dia menurunkan tubuhnya hingga kontol itu makin terbenam di dalam mekinya.Aaaahhh…uuuhh!!” erangannya mengiringi proses penetrasi itu.Tak lama kemudian, Astrid pun telah bergoyang naik turun di pangkuan pria kurus itu. Bukannya kamu juga pernah dipake sama produser, sutradara, para bos & pejabat, ngaku aja!” bentaknya“Nggak…saya bukan cewek kaya gitu…tolong ampuni saya!” tangisan Astrid kian menjadi.“Kini gini aja, kamu mau sepong ****** aku atau mau rekaman kamu aku sebarin supaya karir kamu hancur hah?” ancam Jon.Astrid melihat ke samping ternyata Gono sedang mengarahkan HP Jon ke arahnya sambil tangan satunya memijati toket nya.“Jangan…jangan disyuting!” jerit Astrid pada Gono, tapi Jon segera menjenggut rambut panjangnya sehingga wanita itu merintih kesakitan lagi.“Heh kini urusannya kamu sama ****** gua, mau ga, atau mau rekamannya bocor?” ancamnya lagi. Bokeb Astrid dibaringkan di ranjang tua tanpa kasur di sudut tempat itu. Kemudian dengan cepat pria itu membuka resleting celananya & mengeluarkan kontolnya yang telah mengacung tegak & pangkalnya dipenuhi bulu-bukamu yang bersambung dari dadanya.Oohh…tidak…jangan Bang!” Astrid










