“Sempurna” katanya dingin. Bokep Mama “Ya Erik..aku adalah milikmu. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Aku berteriak. Maria. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak. Aku terlalu malu untuk memandang wajahnya.“Aku rasa, kamu sudah siap untuk permainan selanjutnya..”
Erik tertawa kecil, sedikit kemarahan masih tersisa pada dirinya. Bosan dengan posisinya, Erik membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Dan semalaman dia tidur sambil memelukku dengan hangat.“Aku..aku..sayang Erik”
“Erik adalah milikku..hanya milikku seorang”
Pikiranku berputar-putar memikirkan hal itu. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Erik melepaskan kemejanya dan celananya, masih memandangiku. “Ayo bangun, cepat mandi, pakai pakaian terbaik kalian, setelah itu kalian harus berkumpul di aula. Aku mendesah panjang. “Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria.




















