“Ya udah sana, lu kelihatan lemes bin lapar”, katanya. “Ya udah, terima kasih Teh”, dibukanya kain penutup pintu, langsung aku pergi ke resepsionis. Bokep SMA (kakak; bahasa Sunda) tolong dong jangan dibikin pusing nih!” kataku. “Eh, iya Fexx, kok kamu di sini?”
“Iya gue lagi nunggu Sxx yang lagi kerja, abis pijat sama siapa lu”,
“Eh.. Saat aku akan naik ke tempat tidur.. “Sudah pernah ke sini?”
“Sudah..” agak berbohong, biar aku tahu servicenya nanti seperti apa, soalnya sesama WP mereka juga bersaing baik wajah, teknik, dan lain-lain. “Teteh! “Nggak, apaan tuh?” pura-pura bodoh, gila nih anak bikin aku malu aja. “Hari Jumat, kenapa tanya libur segala, mau ke sini lagi?”
“Nggak kalau ada temanku mau ke sini kan jadi tahu.”
“Bapak orangnya baik deh”,
“Oh iya uang tip-nya belum yah, pantes kamu nyanjung terus”, candaku sambil memberikan $100-ku sambil kulihat masih ada selembar lagi berarti selamatlah aku nanti diresepsionis, artinya kan nggak dikejar pengaman PPT.“Benar Pak, biasanya tamu suka meraba-raba, pegang sana sini, akunya yah belum




















