Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Video bokep Pikiranku mendadak kacau. Di dekat semak-semak, tak terlalu jauh dari tepi jalan, di tempat yang agak gelap. Gila. “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Apa yang ingin mereka lakukan? Gila. Aku tidak tahu tapi aku teramat jengkel dengan diriku sendiri. Tidak cukup lama, orang-orang sudah berkerumun ke arah anak itu. “Terima kasih banyak, Pak. Mereka mengeluarkan beberapa barang berupa bubuk yang lumayan kecil, menghirupnya sedikit, lalu tertawa-tawa. Polos sekali. Perempuan yang mengenakan jas hujan itu masuk, meninggalkan lelaki yang tadi. Oleh karenanya, aku betah berdiri berlama-lama di sini. Anak laki-laki itu juga ikutan merokok. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut.




















