Mas Mahen asyik ngobrol dengan Mitha, sedangkan Rikha yang kelihatannya dicuekin mulai kuajak ngobrol.Ternyata Rikha ini masih SMU kelas 2. Bokep Hot Akhirnya dia memejamkan mata, lalu kucium lembut keningnya, lalu pipi kanannya, lalu pipi kirinya. Begitu melelahkan.., namun begitu nikmat. Aku langsung berjalan keluar kamar, sedangkan mereka tidak menghiraukanku sama sekali, benar-benar gila..!Di luar, aku duduk-duduk saja di ruang tamu sambil ngobrol dengan Rikha dan teman-temannya yang kebetulan ciban semua. Tapi sungguHPun begitu, aku tidak mencintai dia sama sekali dan tidak menganggapnya sebagai pacar, walaupun sebetulnya aku sendiri juga belum punya pacar, jahat juga yah aku.Beberapa puluh menit kemudian pintu diketuk oleh Mas Mahen dan akhirnya kamipun pulang, sampai di rumah sudah sekitar jam 11 malam. Aku tidak percaya ah.., Kamu kan cantik.., pasti banyak cowok yang ngelirik kamu..”Rupanya dia agak GR juga dengan pujianku, lalu sambil ketawa lirih dia cuma bilang, “Ah kamu..”.“Iya bener lhoh..”Dia diam sebentar, lalu dia menoleh ke arahku, dan mulai memandangku.




















