Aku hanya dapat memejamkan mata karena tenagaku sudah habis setelahmulutku disumpal habis oelh tangan Viko yang membuatku sulit bernafas.“Woooww…ternyata masih perawab son…” celetuk Soni.Tak terasa airmata jatuh berlinang mendengar ucapannya Soni tersebut. Restoran itu lebih terlihat seperti club malam yang berisikan wanita-wanita seksi dan kumpulan laki-laki mesum. Bokep Cina Aku merasa tak nyaman dan khawatir dengan tempat itu. Darah perawanku menetes deras diiringi dengan tetesan air mataku.“Aaahhh…enak sekali memekmu Nis…” ucap Viko yang saat itu tengah menyodokan batang penisnya ke dalam lubang vaginaku dari belakang.“Viko kumohon hentikan” rengekku.Kini posisiku dalam keadaan menungging seperti anjing. Tapi Viko tak mendengarkan ucapanku. 3 orang laki-laki yaitu Soni, Viko dan Romi sedangkan yang dua perempuan aku dan mbak Sari. Meski dalam keadaan tak sadarkan diri aku merasa ada yang mencengkram bokongku dari balik rok span ketatku. Dikesehariannya aku selalu memakai hijab. Kedua pahaku dibuka paksa oleh Soni dengan mulut yang masih tersumpal tangan Viko dari belakang. Banyak orang mengika kalau aku ini keturunan arab.




















