Umi meringis ngeri ketika setelah serangkaian kemplangan dari Pak Ramses berhenti, dan dilanjutkan dengan gerayangan jari Pak Ramses ke balik celana dalamnya. Film Porno Memangnya kau bisa gantikan?”“Ampun Pak… apa saja saya mau kerjakan Pak buat nebus kesalahan saya Pak… maafin saya… jangan bikin saya dipecat Pak…”“Ah! Kecewa, Pak Ramses akhirnya mengeluarkan lagi batangnya dari mulut Umi.“Dasar tak becus, penampilanmu saja yang macam pelacur tapi tak bisa apa-apa.”Memang Umi belum pengalaman! Dilihatnya gadis itu menjilat cairan kental yang barusan mendarat di bibirnya.“Dasar tak becus… Awas kalau kau bikin repot aku lagi besok-besok… Betulan kulaporkan ke bosmu biar dipecat kau…”Yang tak disangka oleh Pak Ramses, ternyata dia malah mendapati pemandangan Umi yang terkulai dengan wajah menor namun belepotan sperma itu… membangkitkan lagi gairahnya. Dia terus melengkapi laporannya, walaupun dia tidak bekerja dengan penuh konsentrasi seperti tadi lagi. Tapi karena cengkeraman Pak Ramses, dia tak bisa menjauhkan kepalanya dari selangkangan Pak Ramses.“Hoy,” kata Pak Ramses, “Kau bisa nyepong tidak?”Umi menggelengkan kepala dengan takut.“Aah!




















