Aku tahu kamu mengintip aku sedang bermesraan dengan Alex tadi. Faham?” ujar Bu Yena tegas.Aku terdiam sejenak. Bokep Cina Aku tak tahu Bu Yena bicara apa, tapi aku menjawabnya.“Ya, benar. Tempik indah dan manis perempuan Cina itu menyembul dengan kerumunan rambut halus yang menyemut di sekitarnya.“Kamu mau aku menggerayangi ini dengan lidahku?” tanyaku.“Itu yang aku mau. 4 jam kemudian aku sudah berada di Kantor Cabang Denpasar. Sejenak kemudian Pak Tan menemuiku. “Saya lebih nyaman kalau kamu yang nyupir,” kata Bu Yena begitu duduk di kursi belakang di mobil Cabang Denpasar. Aku lari menjauh, tak perlu repot-repot menata ulang piring-piring yang berserakan.Satu jam kemudian Bu Yena keluar dari kantor dan minta balik ke Surabaya. Tempik indah dan manis perempuan Cina itu menyembul dengan kerumunan rambut halus yang menyemut di sekitarnya.“Kamu mau aku menggerayangi ini dengan lidahku?” tanyaku.“Itu yang aku mau. Pembantu Pak Tan membukakan pintu gerbang dan mempersilakan aku menunggu di beranda. Istriku mengangsurkan secarik kertas bertuliskan nama dan alamat majikan Pak




















