Sampai saat ini aku masih jalan bersama, tapi ketika kutanya sampai kapan mau begini, ia tidak menjawabnya. Lalu aku pun mulai tenggelam dalam kesibukan pekerjaanku.Tidak lama pun waktu sudah menunjukkan pukul 18.00, sudah waktunya nih, pikirku. Bokep Arab Kami saling berpelukan selama kira-kira satu jam sambil meraba-raba. Untuk sesaat kami saling berpandangan mengagumi keindahan masing-masing. Lalu aku pun mulai mengendarai motorku ke tempatnya. Ternyata adalah Dini.“Eh, ada apa din?”
“Enggak, gua pengen kasih kartu nama gua, besok jangan lupa telpon gua, ada yang mau gua omongin, oke?”
“Kenapa enggak sekarang aja?”
“Jangan, ada paman elu, pokoknya besok jangan lupa.”Setelah acara makan malam itu, aku pun pulang ke rumah dgn seribu satu pertanyaan di otakku, apa yang mau diomongin sama Dini sih. Wah, gila juga nih cewek, pikirku, apa ia tidak tahu kalau aku ini laki-laki, baru kenal sehari saja, sudah seberani ini. sshh.. Tapi hebat juga kalau cuma kerja sebagai sekretaris mampu menyewa apartment.




















