Tanpa terduga, Pak Ilham yg semula tiduran telentang langsung bangkit. Hanya, Bu Lastri mentah-mentah menolaknya. XNXX Jepang Kamu kan sudah aku tolong hingga boleh bertempat tinggal terus di sini dan mengelola usaha kantin,” bujuk Pak Ilham.Namun Bu Lastri tetap kukuh. Dan yg lebih konyol, di samping aku jadi tukang peras terhadap kepala sekolahku sendiri, kelakuan “Kucing Garong” Pak Ilham juga menitis padaku. Mau apa malam-malam ke sini?,” kata Bu Lastri terkaget-kaget.Ia meneliti ke sekitar ruang kantin. Malah sepertinya tangan kepala sekolahku itu juga telah sampai ke organ intim sang wanita pengelola kantin.Sebab berkali-kali tubuh Bu Lastri menggerinjal-gerinjal dan berusaha menepis tangan Pak Ilham. Tetapi terlambat. Ia telah berpakaian tetapi kancing-kancing bajunya belum terpasang seluruhnya. Tanpa menutup tubuh, diambilnya sesuatu dari meja rias. Tangannya sesekali menggerayg ke bongkahan bokong besar istri almarhum penjaga sekolah itu. Aku menemukan akal. Ingin rasanya menyentuh, membelai dan bahkan menjilati memek Bu Lastri. Nampaknya, sikapku yg tetap menantang membuat dia semakin grogi.




















