Dia tak terlalu mempedulikan kehadiranku. Bokep Tobrut Aku tersenyum, sambil mencumbui telinganya. Ss..” begitulah yang keluar dari mulut Mila. Memang aku mengerti keadaannya. “Euh.. Mila tidak bereaksi. “Baik, Bang,” Mila menerima uang itu, lalu ke luar. Uh.. Gua gak apa-apa koq. Aku sebenarnya tidak tega menagih utang pada kawanku yang satu ini. Kesempatan inilah, saatnya aku harus masuk. Memang diam-diam sudah sejak lama aku selalu memperhatikan Mila. Dan tanpa selang waktu lama, Mila ke luar dari dalam kamarnya dengan penampilan pakaian yang tetap rapat. Lihat saja penampilannya, yang selalu terbungkus sopan dan rapi. Mila terpekik, ketika aku menekan dan memaksakannya sekaligus. Kalau secara langsung, jelas istri gua kagak bakalan mau,” jawabnya. Lepaskan..! Sialan..” ucapku. Yang kudengar hanya suara ranjang yang berderit dan suara kecupan bibir, entah siapa yang mengecup. Aku memang sangat menginginkan hal itu terjadi. Ia menikah pun karena desakan orang tua Mila, yang kini jadi istrinya.




















