Arline tersenyum. Bokep Tobrut Hamzah mengayunkan pantatnya semakin cepat dengan tusukan-tusukan dalam yang ia kombinasikan dengan tusukan-tusukan dangkal. Kepada mantan istrinya dulu saja ia tidak pernah mengatakan ‘saya cinta kamu’ karena memang mereka dijodohkan. Arline menatap wajah ndeso si sopir taksi, dia tersenyum penuh arti dan kemudian mencium keningnya. Ayah dan ibunya bercerai ,ibunya kabur bersama pria lain sehingga ia ikut ayahnya yang pemabuk dan tukang main pukul. Di sebuah sudut ruangan nampak sebuah koper besar dan sebuah yang kecil, Arline memang telah selesai mengepak barang-barang yang akan dibawa sehingga besok tinggal diangkut ke mobil. Wanita itu bukan hanya sekedar langganan, namun telah menjadi teman baginya. Arline memeluk Hamzah dari belakang dan membantu mencuci batang itu. “Kelihatannya banyak yang sudah berubah” kata Arline melihat penampilan pria yang dulu menjadi sopir langganannya itu yang juga pernah menghabiskan semalam penuh gairah bersamanya.










