Selain itu dia juga disodorkan kontrak di sebuah majalah ternama. Bokep Indo Dia masih asik berjalan menyusuri koridor lantai dasar sambil mengamati sekitar, memilih apa-apa saja yang akan dipakai untuk seharian ini. Hanya senyap dan pekat yang tersisa. Dan sebuah daun pisang tersandar di sudut tembok seolah menyaksikan kami berdua.*****
“Dukung aku ya menang di final minggu depan !” kami berpelukan saat aku mengantarnya ke terminal.“Pasti, semangat ya, kamu harus menang !”Sava melepas peluknya, berjalan mundur menuju bus yang telah menunggunya, sambil terus berkata, “semangat semangat harus juara juara,” begitulah dengan gestur yang melenggang dan wajah yang ceria.“BRUUAAAAAAAAKKKKK,” sebuah mobil angkutan umum tiba-tiba menghantam Sava, dia terpental hingga beberapa meter, darah segar langsung mengucur dan membasahi wajah serta kepalanya.“SAVAAAAAAAA !”Aku berlari menuju Sava yang tergeletak di atas aspal, orang-orang langsung berkerumun. Kembali aku kecup bibirnya yang merah merekah, aroma harus tubuhnya semakin merebak, kehalusan kulitnya semakin dapat aku rasakan. Beberapa detik kemudian kaca mobil terbuka, lalu Sava menyodorkan selembar uang seratus ribu




















