Para CBL tadi tampak kecewa tetapi tidak berani menentangku. Bokep Asia Paling mereka diam, lagian kebanyakan tidak protes kok. Saya bukan termasuk pemakai drugs PT, extacy atau SS, yang bisa mengehabiskan jutaan rupiah dalam semalam plus booking ceweknya. Saya jadi ingat samaseorang perawat di Dai Nippon.Kisah ini terjadi di Osaka (masih serangkaian dengan kisah Yakuza), saya masih bekerja/kenshu di salah satu perusahaan konstruksi terbesar di sana. Mereka tertawa dan terus ngeloyor pergi. Buahdada semangkok bakso itu ternyata padat sekali, mungkin karena tekanan blazer ketatnya. Itu dia, dari kejauhan nampak seorang gadis berambut merah api mengenakan jas ketat putih dan span putih pendek. Setelah memasukkan koin 100 yen, langsung saya kunci. Sementara itu si Jendral masih melongok keluar boxer shorts dan risluiting saya, sekalian dikeringkan oleh tangan Kiko yang cekatan.




















