Aku melingkarkan kedua tanganku di tengkuknya dan merapatkan dadaku ke dadanya. Sudah lima tahun lebih aku tidak merasakan penis berada dalam liang vaginaku.“Dodi, jangan, nak! Bokep Korea Aku ingin dibelai. Aku merasakan Dodi menjepit kepalaku dengan kedua pahanya dan menjambak-jambak kecil rambutku. Aku meneteskan air mata.“Ayo jawab, sayang…” katanya berbisik di telingaku.“Aku terima maharmu dengan tubuhku sendiri,” kataku latah.Dodi tersenyum manis dan aku juga tersenyum. Betapa terkejutnya aku, ketika lidah Dodi mulai menjilati lubang duburku. Kami bercerita tentang sekolah cucuku, seakan tak pernah terjadi apa-apa. Dodi memintaku untuk menungging yang katanya gaya anjing. Kita harus merelakannya untuk dibuang,” kataku.Aku ingat seorang teman lima tahun lalu menggugurkan kandunganya dengan ramuan tradisional. Enak! Kujepit penis itu sekuat tenaga. Aku membelai rambut Dodi dengan kasih sayang. Aku meraih tengkuknya dan mencium pipinya dengan kasih sayang, agar dia tetap semangat.




















