Aku cuma mau melindungi nona kita dari para lelaki iseng”
“Dari mana kakang tahu kalau mereka itu lelaki iseng?”
“Ya dari nganu…eng..yaa itu!” ujar mang Narko tak bisa menjemukan jawaban yg pasti. Bokep Montok Aku tahu apa yg bakal ia lakukan! Tetapi sepertinya harapanku barusan tak bakal terjadi karena mang Narko telah mengangkat kepalanya keluar dari wilayah selangkanganku.“He he udah basah nih, nduk.” ujarnya pada mbak Siti sambil terkekeh-kekeh. Tak kusangka baru dicocol sedikit tapi nikmatnya sudah seperti ini apalagi jika di masukan semua pikirku saat itu. Mang Narko juga pasti seneng banget!”“Monica ngga mau, Mbak!”
“Katanya tadi kepingin. “si Non kapan dapet mens-nya?”
“10 hari lagiii mbakk…” jawabku heran di sela-sela deraan nikmat yg menyengat itu. Aku hanya sempat menyaksikan hal itu beberapa saat sebelum akhirnya kepalaku kembali terhempas ke kasur dengan mata terpejam.“M..bakkkk…Ouhhhhh!” kali ini rintihanku kutujukan pada mbak Siti.




















