Mereka berdua langsung keluar ruangan. Bokep Jepang Saat itu aku hanya memakai sepatu hak-ku saja, deg-degan juga berjalan bugil di tempat ini karena baru pertama kali.Sesampainya di sana ia menutup tirai dan mengunci pintunya lalu Kami kembali bercumbu liar saling berpelukan. “Sibuk banget ya Dev? Ayah dari janin ini, tidak lain dan tidak bukan adalah Pak Oskar, si satpam perusahaan karena aku belum pernah ML dengan orang lain lagi selama ini. Permainan oral si satpam itu ternyata mampu mengalirkan kehangatan di sekujur tubuhku.“Eeemmm…jilat yang dalam Pak….aahhsss!!” desahku sambil menekan kepala pria itu ke arah selangkanganku.Tak tahan aku menerima kenikmatan yang tiada tara itu, aku terus mengerang tertahan, giliran kedua tanganku terus menjambak kasar rambutnya. Aku kembali ke cubicalku untuk meneruskan pekerjaanku, namun bagaimanapun aku tidak bisa berkonsentrasi dengan baik lagi karena masih terbayang-bayang kejadian di ruang Pak Hendro tadi, selangkanganku terasa sangat basah.“Devi…Devi…come on, you must finish this one!” aku menyemangati diriku sendiri sambil meminum kopi dari gelasku.Susah payah aku menghimpun




















