Pas hari Jumat lagi.”
“Oh, pasti lagi nyelesaikan progress report yah? Bokep Mama Dengan sisa tenagaku aku mencoba berdiri dan merapikan kemejaku yang telah kusut tak karuan karena habis bersetubuh tanpa melepaskan pakaian. “Ah, mendingan juga di sini nemenin. Wajahnya pun biasa saja, tampang orang pengejar karir di usia pertengahan dua puluhan.“Sedang lembur juga, Mbak?”, Tanyanya mencoba mencairkan suasana sepi. Ia membuatku jadi makin terangsang dengan pilihan katanya yang selalu di luar perkiraanku. Begitu gelinya hingga punggungku terlepas dari sandaran kursi dan melengkung seperti busur panahKini lidahnya berpindah ke puting susuku yang kiri, mengait-ngaitnya.., Aduuhh aku semakin lupa daratan, Aku nggak tahu kenapa, tapi jilatan Ditto rasanya begitu berbeda, benar-benar membuatku seperti melayang-layang kegelian, rasanya seluruh badanku kehilangan energi.., lemas sekali, tapi terasa nikmaat sekali. Sementara lidahnya melingkar-lingkar mengolesi leherku, turun ke belahan dadaku.., menari-nari di situ.., uhh.., aku semakin tak karuan rasanya. “Boleh aja, apa Ditto nggak ada yang nungguin di rumah?”.




















