Hari pun sudah berganti, dan pagi yang kutunggu juga akhirnya datang juga. Bokep Akhirnya atas inisiatifku motor kuarahkan ke tempat santap yang memang biasa digunakan muda mudi di kota ini guna berduaan, bukan santap tujuan utamanya.Aku melajukan motorku ke arah warung santap terapung yang lumayan terkenal di kotaku. Sebelum pesanan kami datang aku berjuang “to the point” untuk Qiu Qiu. Aku langsung utarakan perasaanku padanya.“Qiu Qiu, semenjak kesatu lihat dan kenalan sama kamu, aku langsung suka dan sayang sama kamu, boleh gak aku menjadi lebih dekat lagi sama kamu?” tanyaku
“Aku pun mau kok kenal anda lebih jauh dan lebih dekat lagi” jawabnya.Saat tersebut aku juga langsung reflek memeluknya dan menyampaikan terima kasih. Hanya terdapat aku dan seorang adik ruang belajar yang memang diminta muncul oleh guru Bahasa Inggris kami guna ikut belajar ekstra .Pertama kali kulihat dia, orangnya manis, putih, tingginya 155cm.




















