Jantungnya berdetak kencang. Diperhatikannya satu persatu. Bokep Tante Rudi menangkap maksud pandangan itu.“Ok, begini.. Dina mengerang. Saya janji tidak akan menegok ke belakang,” tanya Rudi penuh harap. Iapun heran mengapa nafasnya begitu.“Sorry rada lama, nggak ada kembalian. Mereka menyerupai segerombolan kera besar daripada manusia. Ia memang tidak pernah bercinta dengan gadis belia. Dilihatnya keluar. Oh puas, dan aku sekarang benci sekali dengan gadis ini, gadis belia yang ternoda. Rudi tak menghiraukan secara detail percakapannya karena suara Dina terdengar sangat merangsangnya.“Kita ngobrol di mobil yuk, capek berdiri nih,” kata Rudi. Wajahnya mulai memerah, jemarinya memilin ujung tali tasnya.“Tampaknya ini tak cukup,” kata Rudi. Ini kunci mobil. Ia mulai menurunkan reitsleting celananya.Dibelainya lembut batang kejantanannya tanpa melepaskan pandangan dari gadis itu. Toh mereka takkan melihatnya.Dinyalakannya mesin mobilnya karena kaca mulai mengembun. Ia merasa aman. Rudi hampir memekik girang. Pasar sangat bersahabat dengannya. Beberapa di antaranya duduk di trotoar.




















