“Ya udah, istirahat aja dulu, besok baru kita jalan-jalan cari ma’em di luar?”
“Mas gak pa-pa?”
“Udah santai aja kalo ama ogut, aku gak sama koq ama co-pil laen yang harus makan barenglah, inilah.., itulah.., capek !”
“Iya deh Mas makasih ya..”
“Yup!”Kututup telepon.., eeehh bunyi lagi.. “Baru sekali ini aku masuk ke kamar tamu hotel, habis..”
“Kenapa ?”
“Nov, namamu Nova kan? Bokep Indo Live Sekarang giliran jari tengah kiriku menyodok lubang duburnya. Selagi Ana meliuk-liukkan tubuhnya dengan ganas, kulepas dengan tiba-tiba kedua jariku dari kedua lobangnya. Kuturuti semua pesannya, “Nurut aku ya Nov, kamu diem aja, kalo gak bisa nahan ikutin naluri aja, jangan mikirin apa-apa, jangan pake teori… sekarang diem dan nikmatin aja…”. Saat kulihat selembar kertas tertempel di kaca hias. Aku hanya tersenyum. “Heh.., he.., iya ya.., eh ada juga putri solo di sini..”, kataku datar. “Iya deh, aku tunggu..”, kataku.Kututup telepon dan buru-buru kupakai kaos dan celana pendekku. “Heh.., heh.., jangan sembarangan ya Mbak..”, kataku dalam hati.




















