Gak usah ditutup, ayu takut.” Larangnya. Bokeb Aku buka kedua kakinya lebar2. “Aahhhh..” Rintih arleene dgn kedua tangan mencakar punggungku. Aku mulai rebahan karena sebetulnya mataku juga sudah mulai ngantuk. Saat aku berbaring arleene memeluk aku..”Kamu kemana tadi saya?” Tanya arleene. Aku balik k kamarku utk mengambil sebatang rokok marlboro light yg aku sembunyikan di dalam lemariku. Aku mulai rebahan karena sebetulnya mataku juga sudah mulai ngantuk. ” Iya..aku mau kamu yg ambil virgin ku yo..aku ihklas berikan perawanku buat kamu.” Sahut arleene dgn wajah yg sangat sayu sekali. Kami pun memakai baju dan celana kami dan aku hanya pakai celana basketku tanpa memakai cd ku lagi.sesekali kami saling mencium bibir satu sama lain. Seprai yg baru siang tadi semerbak harum pewangi pakaian menambah suasana romantis bagi kami berdua. Aku gak mau moment indah ini akan rusak seandainya aku beraksi berlebihan akan hadirnya bayangan di balik pintu itu..” Ayo sayang kita pindah k ruang depan lagi sebelum mereka bangun dan




















