Aku tiduran sambil baca majalah yang tergeletak di rak samping tempat tidur kecil itu. Hah… Suara itu lagi. Bokep Ojol Ah. Aku memegang teteknya. Lihat saja dia sudah separuh berlutut mengarah pada Kejantananku. Ke bawah lagi: Hah habis kancingku habis. Atau jangan-jangan dia tidak masuk ke salon ini, hanya pura-pura masuk. Kaki kusandarkan di tembok yang membuat dia bebas berlama-lama membersihkan bagian belakang selangkanganku. Karena itulah, tidak akan hadir kesempatan ketiga. Mengapa kancing baju cuma tujuh? Aku dibimbing ke sebuah ruangan. “ Ah.. Dia terus mengelap selangkanganku. “ Aku sudah tak tahan, ayo dong..! Hanya suara kebetan majalah yang kubuka cepat yang terdengar selebihnya musik lembut yang mengalun dari speaker yang ditanam di langit-langit ruangan.Langkah sepatu hak tinggi terdengar, pletak-pletok-pletok. Bagiku itu sudah jauh lebih nikmat daripada bercerita. “ Tunggu ya..! ” kata wanita setengah baya itu. Jangan di sini..! Dia mau pulang dulu menjenguk orang tuanya sakit katanya sih begitu, ” kata Fera.




















