” jangan takut, enggak ada siapa-siapa disini, tidak ada yang berani naik ke kamarku ini. membuat aku GR banget, dan membuat aku bingung, kenapa hanya aku mendapat pelayanan istimewa ? Bokeb karena aku takut mendapat laki-laki hidung belang. ” Kamu sering main dimana ? Aku dipeluknya erat sekali, bibirku dilumat habis oleh bu Ratna. Goyangin dong biar aku keluar “.Secara reflek Ratna menggoyangkan pinggulnya dengan gerakan memutar-mutar seperti penari hula-hula Hawai. Terus Ron..terus goyangnya, sambil remas tetekku, gigit bahuku Ron, OOhhh……aku nikmat banget. ” Sejak saat itu, aku dan Ratna intim terus. Kita main di sofa saja ya ? Tanganku ditarik bu ratna, ditempelkannya di teteknya yang besar itu. yang lainnya sibuk enggak punya waktu.bahkan pernah diajak makan bersama diruang makannya yang megah itu. aku tidak bersuami ? Tapi aku dan Ratna hidup kumpul kebo bergelimang harta dan uang.Aku disuruhnya mengelola duabelas armada angkot dan kesemuanya pemilikannya diserahkan kepadaku.




















