Meskipun usianya baru 28 tahun, tapi kalau sudah mengenakan seragam kantornya, ia kelihatan dewasa sekali. Bokep Family Ngapain lagi tuh ?!!, aku tertegun.Entah kenapa, rasa takut dan jengah perlahan berganti dengan geletar-geletar tubuhku. Dan mudah-mudahan akan tetap saperti itu.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Berantakan sekali tempat tidurku. Kepala kak Sinta bergerak kekanan dan kekiri. “kak Dewi…!”,
‘Apa..?”,
‘Tanggung nih !”,
“Tanggung apanya ?”,
“Pura-pura jadi bantal guling mau ?”,
“Apalagi nih !”,
“Tedy gak tahan nih. Seseorang masuk. Pandanganya mengarah kepadaku, yang kini juga menatapnya. Melihat pakaiannya yang lagi dijemur saja aku terangsang. Aku begitu terobsesi dengan kak Dewi. “Ini Sinta…kak Dewi-nya ada ?”,
“Ada…sebentar ya kak !”, kataku. Kunyalakan lampu lalu membuka kunci pintu kamar. Selangkanganku kini menempel ke pahanya. Lalu aku bergerak kesebelah kiri kak Dewi. Nafas kak Dewi tersengal-sengal. TV diruang tengah dimatikan, padahal biasanya kak Dewi asyik nongkrongin Bioskop Trans kesayangannya. Tanpa kupersilahkan kak Dewi menyeruak masuk lalu duduk dipinggir tempat tidur. Dan terus bergoyang-goyang berirama.










