tangan kiriku masih menopang pantatnya, tangan kananku dengan cepat dan sedikit kasar merangsek bawuknya (baca: memek) sekarang matanya malah melotot…sekali kali kelopaknya bergetar menatap mataku.. Bokep Cina LHO ? apalagi nih….. “hhhhHHhhh…..hHHHHHhhhhhHH…..” napasnya mulai memburu…. Dan
yang luar biasa
ana langsung bangkit dari dadaku
“nova…sudah malam…aku pulang dulu…” aku cuma melongo tapi tak mampu untuk bangkit apalagi mencegahnya…. ular dipelukanku yang tadi diam dengan tabah kini berkelenjotan dengan panik.. “jam enam aja mas telponnya” bisiknya cepat. tanpa ana sadari,
dari pinggang, tanganku langsung masuk ke spannya…. tak tampak lagi kepiluan di matanya. kulanjutkan jari tengah kananku…”slet…!!!” langsung tiga ruas masuk ke sana…jempolku menekan itilnya… “haHH….!!!!!” …”nov…..!!!”….hhhHHHhhHH……”….sSssssssSSS……. entah berapa menit ana memacuku seperti itu… mataku berkunang-kunang…. gila !! “ooo….” “ya udah, nanti aku yang tlepon kamu OK?” ” iya mas” “namamu siapa ?” tanyaku sambil melirik kartu nama di dada kirinya “Ana….kalo mas?” “nanti ditelepon aja, dinding-dinding sini bertelinga” kataku sok gentle Kuterima kunci kamar yang ia sorongkan, tak luput aku pegang tanganya yang menjulurkan kunci.




















