Aku pun hanya tersenyum sambil menegak habis sperma itu. Bokep Jepang Apartemenya yang terletak di daerah BH itu sangat mahal harganya. Banyak sekali teman teman cowok ku yang datang di apartemenku kalo aku lagi tidak ada kelas. Akupun mulai merapikan rambut dan pakaianku. Aku yang sudah biasa dengan itu cuma mendesah desah kecil. Aku yang setengah telanjang hanya menunduk malu dan menutupi putingku dengan tanganku. Mending loe sekarang ikutin aja apa yang aku bilang ato loe bakalan diperkosa rame rame ama mereka.” katanya mengancam. Aku yang masih menggesek gesekan pahaku tanpa sadar mengeluh terangsang. Aku hanya bisa berteriak teriak kecil karena kontol itu sangat besar diameternya. “Loe tau kenapa loe di sini?” tanyanya lagi. Rei pun memasukan senjatanya kembali ke celananya dan aku hanya mengusap bibirku dengan tissue. Ketika aku turun dari mobil, banyak cowok bule yang melihat dan bersiul kepadaku. Ketika sampai di mobil, HP ku berbunyi. “Loe itu di sini buat muasin kita kita.




















