oh yeah..”
Saat-saat itu makin dekat.. Bokep Asia Aku berusaha keras mengatur ritme dan nafasku. Aku tidak mendengar suara pintu kamar dikunci. Kini mukaku dan Fella saling bertatapan. Oh ya, baru kali ini aku melihat penyanyi jazz wanita yang bisa bermain keyboard. “Aku orgasme. Kamu berhasil memuaskanku..”
Pujian yang tulus. Och..” Fella mengerang. Kau dimana, Fella?”
“Hi Boy. Aku antar pulang ya?”
“Jam 24.00. Dekat sekali. Dengan posisi seperti memelukku dari belakang, dia menunjukkan sekilas notasi yang benar. Sambil bermain dan bernyanyi, matanya menatapku. Aku tidak tahan panas. Suaranya sexy sekali. Boleh. Gila, keluarin di dalam. See you soon, sexy..”
Aku melanjutkan sebentar percakapan dengan client dan kemudian mengantarkannya ke tempat parkir mobil. Fuck me..” ceracaunya. Aku tidak jadi ke kamar mandi malah memainkan keyboardnya. “Makan aja kalo suka..” bisiknya di telingaku. Its nice, Boy.. Beberapa saat kemudian aku berhenti. Boleh. Biarlah. Sebentar lagi dia pulang kok. Jika dia diam saja, aku boleh melanjutkannya. Aku menikmati semua jenis musik dan berusaha mengerti semua jenis musik.




















