Mulanya aku biasa-biasa saja ketika mendengar aku terpilih menjadi kordinator pelajaran pendidikan PancasilaNamun lama-lama aku merasa senang atas terpilihnya aku sebagai kordinator mata pelajaran itu karena ternyata bu Yayuk lah yang kembali mengajar kelasku. ooohhhhh..terus… Dan akhirnya ooohhh.. Bokeb Ku elus pipinya, sambil aku dekatkan mulutku ke mulutnya sambil berkata “Ibu…”, mulut bu Yayuk tidak terbuka, beliau tetap terdiam.Bersamaan dengan itu, aku gesek-gesekkan terus batang kontolku ke paha bu Yayuk. Lalu aku dipersilahkan duduk di ruang tamu.“Tunggu sebentar ya..ibu mau ganti baju dulu”. ya udah kita bareng aja sekalian”, kata bu Yayuk.aku sangat senang sekali, bisa pergi seangkot sama bu Yayuk. Kulitnya putih udah agak keriput dan kemerahan. Semoga aja suaminya tidak ada di rumah. sambil berkata “maaf bu aku melakukan semua ini karena aku merasa nyaman bila dekat dengan ibu”.




















