Aryo keliatan sedikit bingung, tapi kebingungannya hanya sesaat karena ia sibuk mengamati kamar DJ yang aneh itu sambil melihat-lihat koleksi kasetnya.“Heh denger ya, itu tuh anak Ibu Kost saya! Kamu nyesel?” tanyaku. Film Porno Aryo memegang kedua pipiku, dan wajah kami sangat dekat saling berhadapan. Aku mengerjap-ngerjapkan mata, aku tidak tahan lagi, kuraih kemaluannya dan sesaat kemudian kami dalam posisi 69. “Lho, kok jadi marah?” tanya DJ. Kebetulan, pikirku. “Mas Den, Mama tadi siang ngomong apa aja tentang Aryo?”
Aku tersenyum, “Lho memangnya kenapa?”, aku balik bertanya. Aku menyentuh kemaluannya yang mengeras. Lalu aku meneruskan menghisap kemaluannya, kumainkan lidahku. Sepertinya karena aku makan sambel tadi sore, pikirku. “Mas Den, Aryo boleh ikutan nonton?” tanyanya sambil senyum-senyum. Aku segera menghidupkan TV dan menontonnya. Aryo menjawil pinggangku, “Kenapa sih Mas Den?”
Aku hanya tersenyum, “Ah anak kecil mau tau urusan orang dewasa aja!”Tak lama kemudian pintu kamar DJ terbuka, dan terlihat kamarnya yang berantakan.


















