Rini makin penasaran, “Maksudnya gimaba, Mbak..”
Mbak Santi pun mulai bercerita
“Kalo menurut salah Ida juga sih. Vidio Bokep Hampir seluruh kota sudah tau reputasi Pak Fahri sebagai tukang kawin.“Pak, gap kita sangat banyak, harus ada nasabah besar buat bantu target kita”, kata Rini. karena nanti ada hubungannya dengan Rini). Udah tau Pak Fahri genit tapi diladeni juga”. “Oke Pak. Tidak lupa rasa penasarannya terhadap Pak Fahri dan mbak Ida, CSR terdahulu.“Yakin kamu mau prospek Pak Fahmi… heheh”, mbak Santi malah tertawa. Ketika bekerja Rini mengenakan hijab, sesuai seragam kantor, namun selebihnya ia tidak mengenakan hijab, hal ini dikarenakan semata mata alasan kepraktisan karena bila ia tidak berseragam dengan hijab maka ia harus menata rambut panjangnya dengan cepol, hal yang memakan waktu di pagi hari yang dihindarinya.Meskipun Rini secara wajah dan kulit biasa saja, namun jangan salah senyumnya luar biasa manis, kalau diperhatikan, Rini mempunyai bentuk badan yang sangat proporsional, bahkan terbilang tinggi diantara rekan se kantornya. Setelah beberapa saat menungging Rini kembali




















