Kan Yuni janjinya jam 09.00, sekarang baru jam 08.45, Yuni tidak salah khan?”,
“Jangan panggil aku Bapak dech Yun, aku kan belum nikah, dan ini bukan di kantor, panggil namaku saja dech, biar bisa lebih akrab”. Karena takut mengundang kecurigaan dari teman sekerjaku, terpaksa aku kembali duduk dan menerangkan tentang cara kerja di PT. Bokep “Boleh saja sih, tapi boleh tidak kalau Fik ngentot Yuni, soalnya Fik udah tidak kuat nich, pengen buru-buru berada di dalam Yuni. Aku terharu juga mendengar kejujuran dan kepolosannya, akhirnya setelah mendengarkan semua tentang apa yang ada dihatinya, sambil membelai rambutnya (agar perasaannya menjadi lebih tenang), aku pun berusaha meyakinkannya, bahwa semua yang dialami adalah wajar, jika seseorang mencintai lawan jenisnya, dan tidak ada yang namanya salah jika sudah menyangkut perasaan hati.Ketika dia menatapku dengan tatapan yang tajam, secara perlahan aku mencium keningnya. Lewat iphone, aku memesan makanan dan soft drink. he.. Hari demi hari kami terlihat semakin akrab, bahkan banyak teman-temanku yang menyangka kalau aku




















