Kami melanjutkan mengobrol sebentar, setelah itu aku kembali ke
kantor.Jam 5 sore aku pulang kantor, dan langsung menuju tempat yang dijanjikan. Bokep Andri terus mengulum dan menyedot
kemaluanku, sehingga menimbulkan rasa ngilu yang amat sangat. Ayo sini..!” panggil Andri lembut. Kulihat Andri tersenyum kepadaku.Aku hanya mengamati bagaimana kedua payudara Andri yang sedang digunakan untuk memijat batang penisku.“Enak kan, Van?” Andri bertanya.Aku mengangguk. Sembarangan loe. Wajah dan fisiknya enak dilihat, sifatnya baik dan
menarik. Tapi dia hampir nggak pernah ngerespon.Kan nafsu gue numpuk? gue.. Sebagai istri, dia hampir sempurna. Di jalan Andri langsung menanyaiku tanpa basa-basi.“Van, loe lagi butuh seks ya?”Aku kaget juga ditanya seperti itu. Ternyata setelah kami diperkenalkan, wanita itu adalah adik sepupu Andri.Fitri namanya. nggak usah ngomongin Tia lagi ya?”“Oke.. Pendek kata, akhirnya
kami makan satu meja.Sambil makan, kami mengobrol.




















