Dia membawa makanan lagi untukku. Ingin rasanya aku menggunakan kesempatan ini untuk kabur melewati pintu tersebut. Bokep Barat Aku tidak menyangka nasibku malah berakhir di tempat seperti ini. Aku langsung kencing dibuatnya. SIAPAPUN TOLONG AKU… AKU” Dengan suara serak ketakutan aku mencoba teriak sekencang mungkin berharap ada yang mendengar. Air mataku tak henti-hentinya mengalir karena ketakutan melihatnya. Uang? Aku bingung dengan diriku kenapa malah horni. Ugh, langsung horni aku dengarnya.Aku kemudian duduk bersimpuh di sebelah pak Jun. Tapi bebaskan saya dari sini… Saya gak akan lapor siapa-siapa… Tolong pak… bebaskan saya”“Hehehe… Saya gak butuh uang kamu… Sekarang mandi” suruhnya lagi.Aku hanya bisa pasrah. Aku terus menjerit-jerit kenikmatan. Sumpah aku deg-degkan membayangkan akan diapakan oleh mereka. Akan saya berikan berapapun yang bapak mau! Terus diawetkan… biar saya dan teman-teman bisa terus nikmatin kulit mulus kamu ini, hahaha”“Iya pak boleh… silahkan perlakukan Mita sesuka hati bapak… Nyawa dan tubuh Mita milik pak Jun, setiap organ Mita boleh diapain aja sama pak Jun dan




















