Padahal aku paling malas berolah raga. Bokep STW Dia tidak sendiri, tapi bersama dua orang gadis lain yang sebaya dengannya. Ternyata ketiga gadis itli tidak mau melepaskanku. Aku duduk beristirahat di bangku taman, memandangi orang-orang yang masih juga berolah raga dengan segala macam tingkahnya. Aku membayangkan kalau orang tua dan saudara-saudara serta semua temanku pasti kebingungan mencariku.Karena sudah tiga hari aku tidak pulang akibat disekap gadis-gadis binal dan liar ini. Bahkan sesekali merebahkan kepalanya dibahuku yang cukup tegap.“Eh, nama kamu siapa..?”, tanyanya, memulai pembicaraan lebih dulu.“Angga”, sahutku.“Akh.., kayak nama perempuan”, celetuknya. Tapi aku sama sekali belum punya keinginan untuk pacaran. Dan aku memperkirakan kalau gadis ini pasti seorang mahasiswi, atau karyawati yang sedang mengisi hari libur dengan berolah raga pagi. Sebuah mobil starlet warna biru muda masih mulus, dan tampaknya masih cukup baru. Bahkan mereka mengancam akan membunuhku kalau berani berbuat macam-macam. Bentuk kakinya juga indah. Aku duduk beristirahat di bangku taman, memandangi orang-orang yang masih juga berolah raga dengan segala




















