Cewek itu langsung mem*kik menghindar, sementara cowok-cowok lain malah ribut menyoraki. Bokep Family Rupanya ia menyadari kalau aku memperhatikan tangan Roni yang mengalungi pinggang Stella. Yudi dan Adi bergegas masuk, sementara Rio malah santai-santai di ruang tamu. Kami berkeliling melihat-lihat pasar lokal, villa induk, dan tempat-tempat lain yang menarik. Walau sebenarnya wajahku cukup manis (bukannya sombong, itu kata teman-temanku…) aku sudah lumayan lama menjomblo, 1 tahun. Begitu melihat kami, mereka langsung berteriak girang, “Eh, ada cewek!! Tapi ditahan Roni. “Cihuy… Lila emang masih perawan…” Agam yang entah sejak kapan sudah berada di daerah rahasiaku menyeringai. Terny-ata mereka telah mengangkat kaosku sampai sebatas dada. Aku tahu Stella dulu pernah suka sama Roni, jadi dia membi-arkan Roni mengelus rambut dan pundaknya, bahkan tidak marah saat dirangkul pinggangnya.“Lil, lo mau dirangkul juga sama gue?” bisik Agam di telingaku.




















