Putriku amat membutuhkan figur ayah dimana ia bisa berlindung dan di manja yang semuanya tidak didapatkannya dari ayah kandungnya. Aku agak senang karena putriku sudah dibawa bang Roji jalan jalan,sebab akhir-akhir ini ia agak rewel. Vidio XNXX an kini hanya tinggal bh yang hanya menutupi sebagian kecil didadaku.Aku semakin terjebak ke jurang gairah yang mulai menampakkan wujudnya. Tiba tiba aku dapat ide dan aku lalu menelpon ke rumah karena ada mpok Esih. Aku hanya diam saja tak bisa melarangnya lagi. “Pa…papa kenal dengan satpam yang item dan gendut itu pa?” tanyaku. Aku lalu dengan perlahan bilang tentang sms tadi malam. Berbagai bayangan ketakutan berkecamuk didalam pikiranku.Aku berusaha menolakkan tubuhnya agar menjauh dari tubuhku padahal saat itu ia sudah siap siap untuk melakukan perangsangan kembali kepadaku. Di perlakukan seperti itu,aku semakin terjerat oleh percikan birahi yang di kobarkan Bang Roji.Perlahan dan pasti ia berhasil melepas atasan piyama tidurku. Namun rasa takut dan ngeri membuatku menolaknya.




















