“ada apa buk?”tanya dirgo ada perasaan bangga memamerkan kontol 17cm miliknya,meski masih di balik kolor. “ya dibujuk pelan pelan buk,aku lho kuatir,kalo burungnya tidak bisa dipake,trus siapa yang akan memberi kita cucu?”
kata kata darsono masih terngiang di telinga,”trus siapa yang akan memberi kita cucu?”dan dirgo adalah anak satu satunya,sudah beberapa kali sejak musibah itu atikah meminta untuk membantu merawat lukanya tapi dirgo dengan tegas menolak,dan rasanya percuma membujuk dirgo karena atikah tau betul sifat anaknya,kukuh,ngotot dan keras kepala. Bokep Ojol Orgasme yang panjang benar benar melumpuhkanya tubuhnya lemas.Dirgo mencabut kontolnya yang terasa ngilu di jepitan vagina ibunya.Keduanya terdiam meresapi sisa sisa nikmat.Lelah.Lelap.,,,,,,,,,,,,,,,,,,, Atikah melirik sepintas ke selangkangan dirgo,tampak senyum kecil disudut bibirnya,”anakku masih bisa ngaceng,tapi apa iya sebesar itu”pikir atikah karena melihat bayangan mentimun besar di selangkangan anaknya. “kamu kenapa nak?”tanya atikah yang melihat anaknya ternganga.Sengaja ia tadi melepas kutang karena ingat saran suaminya semalam. Dirgo menunggu sebentar ibunya menghilang di pintu dapur kemudian ngibrit ke arah kamarnya,mencari celana dalam dan




















