Kringg! Air maniku keluar di dalam vagina mertuaku.“Maaf, Ma.. Bokep Montok Terasa lebih nikmat. Mmhh.. Aku membalasnya sambil tanganku langsung memegang selangkangannya kemudian meraba vaginanya.“Nakal kamu. “Ahh.. Tiba-tiba terdengar pintu diketuk. Mama sudah tidak tahan…” ujar mertuaku.Aku tersenyum dan maklum karena mertuaku termasuk orang yang konvensional dalam masalah sex. Tangan mertuaku masuk ke dalam kain sarung, lalu menyentuh Sonyku dari luar CD. Tak lama.. Waktu kita hanya sedikit,” ujar mertuaku sambil melucuti semua pakaiannya.Aku juga demikian. Aku hanya tersenyum.“Sekarang kamu sudah menikahi anak mama dan sudah punya anak 2, tapi kamu tetap sama seperti yang dulu..,” kata mertuaku lagi.“Mama sangat sayang kamu, Sony,” kata mertuaku lagi.“Saya juga sayang mama,” ujarku.“Ada satu hal yang ingin mama lakukan, tapi tidak pernah berani karena takut jadi masalah..,” kata mertuaku.“Apa itu, Ma?” kataku.“Mama ingin memeluk kamu walau sebentar..,” ujar mertuaku sambil menatapku dengan mata sejuk.“Kenapa begitu, Ma?” tanyaku lagi.“Karena dulu mama sangat suka kamu.




















