Nafasku semakin memburu melihat gelagat itu.Wok nampak dengan gembira memungut pena itu, hanya saja bukan ujungnya yang akan dia gunakan melainkan bulu elang yang ada di pangkalnya. Jon tampak mendekati istriku dengan perlahan, ternyata dia kembali menyumpal mulut Merry dengan sapu tangan dan mengikatnya hingga ke belakang kepala Merry. Bokep SMA Tapi itu tentu saja tidak diketahui oleh mereka.“Gak ketemu ndan..”, kata Wok“kamu yang bener nyarinya” bentak komandan nya“Bener gak ada disini ndan”, jawab Wok“Brakkkkk….!!”, tendangan keras ke kursi ku mebuat aku terhuyung“Dimana kamu simpan uang itu..Haa!!”, bentaknya sambil mendekatkan pisaunya ke leherku.Aku cuma menggeleng saja….sambil melirik istriku yang makin ketakutan dengan ulah mereka.“Jawab!!!…Bego kamu”. Wok tampak perlahan mendekati bagian bawah ranjang, lalu dengan perlahan pula tubuhnya mulai menindih tubuh Merry yang tampak meronta dan meregangkan tubuhnya mencoba untuk menghindar. Aku cuma memandang wok dengan penuh dendam saat itu.Wok tak perduli dengan pandanganku, dia tampak masih terpikat dan bernafsu mengerjai istriku yang nampak masih terngah engah nafasnya.




















