mungkin karena bawaan deg-degan sehingga waktu terasa berjalan sangat lamban… “kamu bisa Ran, kamu bisa” gumamku mencoba meyakinkan diri sendiri dan menenangkan diri… “ingat… seberapa banyak persiapan yang kamu lakukan, kalo sampe kamu ga siap, rugi waktu banyak kamu!” lanjutku sembari duduk tegap dengan tangan mengepal diatas paha.tiba-tiba seluruh persiapan yang aku lakukan terbayang kembali dengan jelas…oh iya, perkenalkan namaku Rania Zahranissa, seorang staff keuangan di salah satu Perusahaan Obat di regional solo raya, menikah tapi belum dikaruniai anak, karena dari awal sudah KB terlebih dahulu, karena sepakat dengan suami untuk santai dulu. Bokep SMA setelah itu dia membimbingku untuk duduk ditepian kasur di salah satu ruangan di hotel berbintang di sekitaran kota Solo.“udah, kamu tenang aja, duduk dulu disini… biar aku panggil temen-temen dulu ya sayang…” kata mas Indra sembari berjalan menuju ke lobby hotel untuk menjemput beberapa “teman” mas Indra sedangkan aku sendiri dibiarkan berada dikamar hotel nomor 720 dengan hanya mengenakan sebuah kimono seksi berbahan satin motif bunga,




















