Niken hanya menganggukan kepala. Bokep Tante Aku menurunkan ciumanku ke perutnya yang tampak rata. Aku yang masih berkendara diatas motor menuju rumah pun bergegas mencari tempat berteduh. Tanpa memedulikan Niken yang terbaring lemas. Tidak lama, wanita tersebut keluar dengan membawa bangku kecil dari plastik berwarna merah lalu memberikannya kepadaku. Untungnya dua buah kondom masih tersimpan dengan baik, aku cek tanggal kadaluarsanya yang masih lama itu. Aku kali ini hanya ingin mengejar Niken untuk orgasme lagi yang ke dua kalinya.“MASSS… AKU KELUAR AAAHHHH MASSSSSS…” Niken meraih punggungku dan mendekapku begitu kencang seiring dengan orgasmenya yang meledak ledak di dalam vaginanya. Di dealer motor yang ukurannya tidak terlalu besar itu, ada 1 orang sales, wanita, masih muda dan cantik. Jangan massssss, jangannnn….” Desah Niken menerima perlakuanku. Aku merem melek karena keenakan. Aku pun mendekatinya dan memeluk Niken dari belakang.




















