Sebentar lagi pagi. Bokep Tante Aku tahu mungkin mereka sedang dalam prosesi ” Pemanggangan ” buruan hasil tangkapan Panji & Riza ( Drivernya ).Aku berlari kecil mendahului jalannya Dimas & kedua gadis itu. Aku terus berusaha untuk rileks & kembali pada permainanku.” hmmm..! 3 orang aja.” Aku memberi isyarat pada Restu , Ivan & Alfa. Kulihat Desti telah merapihkan pakaiannya dengan mata masih tertutup & bibir yang terus terbuka. Keringat keluar dari punggung & lehernya. Aku melumat bibirnya dengan lembut. Entah dari kapan dia disitu. mengapa mereka diajak ke Kot-an ku dulu.” Ok dech, Tapi inget ya ! ” Bagaimana keadaannya Ji ?” Aku bertanya ke Panji.“Kamar depan khan Lo udah lihat sendiri !, Kamar tengah kosong. & dengan reflek mulutku telah mengecup senyum dibibirnya.” kamu sudah mabuk ya ?” Aku menggodanya.“Siapa bilang !” Dia mulai tertawa kecil. Aku berharap, mereka sudah menetapkan targetnya seperti halnya aku.Buruanku sedang asyik bercengkrama dibangku taman sambil menikmati Fastfoodnya. Hembusan angin melalui jendela itu benar-benar




















